Ranjang Musim Panas dan Puisi Pilihan Lainnya

Ranjang Musim Panas dan Puisi Pilihan Lainnya

Disadur dan diterjemahkan dari A Child’s Garden of Verses (1885) oleh Robert Louis Stevenson


Ranjang Musim Panas

Musim dingin aku terbangun malam-malam
Berdiam di sisi terang kemuning malam.
Musim panas, terbalik,
Aku harus tidur kala terik
Aku harus tidur dan melihat
Burung-burung di pepohonan melompat-lompat,
Atau mendengar langkah-langkah orang dewasa
Melewatiku di beranda.
Apakah tampak rumit bagimu,
Saat langit begitu cerah nan biru,
Dan aku begitu ingin bercanda,
Harus tidur saat langit cerah-cerahnya?


Kewajiban Anak-anak

Seorang anak haruslah selalu berkata jujur
Dan bicara saat diajak tutur,
Dan berlaku baik di meja makan;
Paling tidak sebisa dia lakukan.


Limpitan Rok Bibi

Kala Bibi mondar-mandir,
Bikin penasaran gaunnya berdesir,
Di belakangnya terseret mengikuti lantai,
Dan melintasi pintu begitu melambai.


Ingatan Menyenangkan

Dunia penuh benda-benda,
Aku yakin kita semua akan bahagia menjadi baginda.


Sungai Kaca

Lancar meluncur dalam perjalanan
Tudung di sini, sana kemilau elok— 
Oh kerikil cemerlang!
Oh arus seronok!
Kelopak mekar berlayar, ikan-ikan keperakan,
Lantai kolam sejernih udara — 
Sungguh anak-anak berangan
Untuk tinggal di sini saja!
Kita lihat wajah kita berwarna
Mengambang pada kolam bergoyang
Turun ke tempat-tempat kirana
Redup dan sangat tenang;
Hingga angin atau air berkeriut,
Musang berkecipak, ikan forel bertepuk-tepuk,
Tersebar dalam kelip beringsut
Pecah dalam celepuk.
Lihat melingkar saling beradu;
Semua yang di bawah tumbuh kelam sebagaimana malam,
Sebagaimana ibu
Telah meniup mati temaram!
Sabar, anak-anak, untuk sementara — 
Lihat lingkar membias mulai hilang;
Arus dan semua yang ada di dalamnya
Akan jernih kembali perlahan-lahan.


Discover more from Kasat Kata Kultur

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a comment