aku bawa untuk seni dan puisi lainnya

aku bawa untuk seni dan puisi lainnya

Puisi-puisi berikut merupakan gubahan C. P. Cavafy atau Konstantinos Kavafis (1863-1933), seorang penyair Yunani yang menahbiskan masa mudanya sebagai seorang karyawan di Layanan Irigasi, Kementerian Pekerjaan Umum, Alexandria. Semasa hidup, puisi beliau hanya beliau sebarkan di kalangan terbatas teman-temannya.

Aku Bawa untuk Seni

Aku duduk dan melamun.                    Hasrat dan indra
adalah apa yang aku bawa untuk Seni — hal-hal setengah-kelebat,
wajah-wajah atau garis; dari asmara tak terpenuhi
sekelumit ingatan kabur. Kuserahkan diriku padanya.
Ia tahu caranya membentuk Bentuk Keindahan;
hampir tak tertangkap melengkapi hayat,
membaurkan kesan-kesan, membaurkan hari-hari.

Ionik

Setiap kita runtuhkan berhala mereka,
setiap kita mengusir mereka dari kuil-kuil mereka,
bahkan ketika para dewata telah pupus mangkat.
O tanah Ionia, kaulah yang masih mereka rayakan,
kaulah yang jiwa mereka masih mengingat.
Ketika seorang Agustus mendukai fajar atasmu
udaramu dipenuhi daya dari hidup mereka;
dan ketika sesosok bugar halus sekali,
takpisah, dengan gontai gegas,
melangkah-langkahi bukit-bukitmu.


Sejauh yang Kau Bisa

Dan jika kau tidak mampu mengubah hidupmu seperti yang kau mau,
paling tidak berjuanglah untuk hal ini
sejauh yang kau bisa; jangan ditawar
lewat bersentuhan terlampau sering dengan orang-orang,
lewat banyak sekali canda dan bicara.

Jangan tawar dengan mengambilnya,
seringlah berputar dan paparkan
pada ketololan sehari-hari
dari ikatan sosial dan pertemuan,
hingga kemudian menjelma orang asing yang mengganggu.


Discover more from Kasat Kata Kultur

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a comment